Entah dari mana mau mulai, lagi kurang enak hati aja, dan kayaknya lagi pengen aja nulis, walau end up end up nya cuman ditaro di draft aja ehehehe, kurang PD mosting catetan sendiri.
Lagi ruwet banget rasanya pikiran sama hati, banyak masalah yang kayanya ngga bisa aku share sama orang lain (makanya nulis). Dari urusan hati, sampe urusan dompet dimana dua-duanya merupakan masalah-masalah yang paling bisa bikin aku makan tambah banyak (baca Stress :) )
Hati, yang ngga tau entah ngga ngerti bagaimana. Yang masih begitu naif mengharap "dia" mengerti dan suatu saat mimpi bisa jadi nyata. Susah,,,, punya impian ala ala putri-putri Disney. Where all the story ended with "happy ever after". Beberapa tahun yang lalu aku masih sangat percaya kalau aku juga bisa jadi real life Cinderella. Sampai.... ketemu satu dialog di film Sreck yang bilang "Di semua cerita dongeng, happy ever after cuman bisa terjadi karena Prince-nya Charming dan Princess-nya Beautiful" . Gilaaaa.... itu dialog nohok parah, ngakak sambil nangis si wkwkwkwk. Semenjak saat itu, aku ngga berani lagi berharap, udah, cukup, tutup, daripada perihnya makin parah. So, aku mulai saat itu, aku mutusin buat ngga berharap lagi. Stop berharap untuk dan kepada siapapuan atau apapun. Jadilah wanita mandiri, jadilah wanita yang tangguh, jadilah wanita yang tak tergantung pada orang lain, karena mungkin aku tidak akan punya "orang lain" sampai tua nanti.... who knows?
Begitu banyak patah hati, semua rasa sakit, semua penolakan baik yang memang benar-benar terjadi atau yang hanya ada dipikiranku, berasa jadi cambuk dan penempaku, kaya api yang nempa pedang jadi besi, kuat dan tajam. Semoga aku bisa melaluinya nanti, dan smeoga bila memang harus terjadi, aku harus benar-benar sendiri... aku tetap bisa jadi orang yang kuat, mandiri dan tangguh.
Ngomong apa si?
Udah gitu dulu aja....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar